Trump : Akan Ada Lima Negara Arab Lagi Susul Bahrain Dan UEA

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengklaim bahwa “lima atau enam” negara Arab lainnya akan segera setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Trump tidak pergi ke negara-negara yang dia maksud, tetapi dia mengisyaratkan bahwa Arab Saudi dapat melakukannya.

Sejauh ini kita sudah jalan-jalan dengan sekitar lima negara, lima negara lagi,” kata Trump dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Rabu (16/9/2020).
Klaim ini dilontarkan Trump saat menerima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Ruang Oval Gedung Putih sebelum perjanjian damai antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain ditandatangani pada Selasa (15/9) waktu setempat.

BACA JUGA  Arab Saudi Denda Milyaran Rupiah Bagi Penebang Pohon Ilegal

“Kami akan meminta setidaknya lima atau enam negara bergabung dengan sangat cepat. Kami telah berbicara dengan mereka,” tambahnya tanpa menjelaskan secara rinci.

Trump tidak menyebut nama negara lain. Namun, selama pembicaraan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Abdullah bin Zayed Al-Nahyan, dia mengisyaratkan bahwa Saudi dapat berpartisipasi tanpa secara eksplisit menyebutkannya.

Kami melakukan pembicaraan yang bagus dengan Arab Saudi. Saya pikir mereka sangat berpikiran terbuka, kata Trump.
Dalam pernyataan terpisah kepada wartawan, Trump mengharapkan Saudi untuk menormalisasi hubungan dengan Israel dalam “waktu yang baik”.

BACA JUGA  Gugatan Trump Batalkan Hasil Pilpres AS Ditolak Mahkamah Agung

Untuk kawasan Timur Tengah, apa yang disebut perjanjian damai “Abraham Accord” menandai pergeseran yang jelas dalam status quo selama puluhan tahun di mana negara-negara Arab berusaha untuk mempertahankan persatuan melawan Israel untuk perlakuan terhadap Palestina.

Sejauh ini, empat negara Arab telah menormalisasi hubungan dengan Israel, yakni Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.

Leave a Comment