Polisi Di AS Berikan Hadiah Uang Cari Buronan Penembak Petugas

Kepolisian AS menggelar kompetisi berhadiah uang tunai pada Sabtu (12 September 2020) kemarin bagi mereka yang memberikan informasi tentang buronan pelaku penembakan dua sheriff AS dari jarak dekat.

Dua petugas polisi ditembak oleh orang tak dikenal saat bertugas di kawasan Compton, Los Angeles. seorang pria berusia 24 dan seorang wanita berusia 31 tahun berada dalam kondisi kritis di rumah sakit.

“Untungnya, mereka terhindar dari cedera pada organ vital yang membahayakan nyawa,” kata Alex Villanueva, sheriff county LA.

BACA JUGA  Presiden Belarusia Alexander Lukashenko Minta Dukungan Dari Rusia

Villanueva mengatakan para penyelidik, termasuk detektif polisi dan Biro Investigasi Federal (FBI), masih berusaha mengidentifikasi pelaku penembakan, yang masih buron. Satu-satunya petunjuk adalah rekaman CCTV yang dipasang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Rekaman CCTV mengungkapkan karakteristik fisik pelaku, yang tampaknya adalah pria Afrika-Amerika berusia antara 28 dan 30 tahun.
Untuk membantu proses penyidikan, polisi meminta bantuan masyarakat dalam memberikan informasi tentang keberadaan orang yang diduga sebagai pelaku penembakan.

Bagi yang memberikan informasi yang spesifik dan akurat akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar US $ 100.000 (Rp 1,48 miliar).
Menurut Biro Investigasi Federal (FBI), hampir 40 petugas penegak hukum AS tewas saat menjalankan tugas mereka pada tahun 2020, delapan di antaranya disergap.

BACA JUGA  Krisis Kemanusiaan Nagorno-Karabagh Bila Gencatan Senjata Dilanggar

“Ini hanya peringatan pahit bahwa ini adalah pekerjaan berbahaya. Tindakan, bahasa memiliki konsekuensi dan pekerjaan kami tidak semakin mudah karena orang membenci penegakan hukum,” kata Sheriff Villanueva.

Insiden penembakan oleh kedua petugas polisi itu sampai ke telinga Presiden Donald Trump. Trump mengecam kekerasan terhadap aparat penegak hukum melalui akun Twitter miliknya. Ia memerintahkan agar pelaku segera ditemukan.

“Hewan seperti itu harus dipukul dengan keras,” cuit Trump.

Leave a Comment