Ancaman Pidana Penjara Tiga Hari Jika Tidak Memakai Masker

Guna memberikan efek jera bagi masyarakat, aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Sidoarjo melakukan razia penggunaan masker dalam pelaksanaan Inpres nomor 6 tahun 2020 karena belum terpenuhinya protokol kesehatan.

Di bawah arahan Kapolres Sidoarjo, Kombes Pol. Sumardji dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Mohammad Iswan Nusi serta jajaran Forkopimda pemerintahan Sidoarjo baru berjalan beberapa menit saat dimulainya penertiban. Puluhan orang ditangkap karena tidak memakai masker. Ada yang naik sepeda motor, angkot hingga mobil pribadi.

BACA JUGA  Hari Ini Presiden Jokowi Kembali Divaksin Covid-19 Untuk Tahap Kedua

Berbeda dengan penggerebekan sebelumnya, pemerintah pemerintahan Sidoarjo mulai memberlakukan Denda Rp 150.000 atau 3 hari kurungan bagi warga yang melanggar pemakaian masker. Dengan bantuan hakim dari Pengadilan Negeri Sidoarjo dan jaksa dari Kejaksaan Negeri Sidoarjo, pelanggaran protokol kesehatan langsung disidangkan di tempat.

Rata-rata mereka didenda Rp 150.000 subsider selama tiga hari. Pelanggar yang dibawa ke pengadilan di lokasi ini harus membayar denda hari itu. Jika Anda tidak dapat membayar, Anda harus duduk di penjara selama tiga hari.

BACA JUGA  Dokter Umum Di RSUD Undata Palu Positif Terpapar Covid-19

Penerapan sanksi tegas terhadap pelanggaran protokol kesehatan ini sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020. Periode ini merupakan perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2019 terkait penyelenggaraan perdamaian, ketertiban umum. dan perlindungan komunitas.

Dalam Pasal 27 C Perda, pidana denda maksimal Rp. 500 ribu sedangkan untuk perusahaan maksimal Rp. 100 juta. Ketentuan sanksi atas pelanggaran protokol kesehatan ini juga diatur dalam Perbup Sidoarjo nomor 58 tahun 2020.

BACA JUGA  Pemprov DKI Mengalami Kerugian Besar Akibat Demo Omnibus Law

“Karena masih hari pertama dendanya Rp 150.000. Tapi kalau dilanggar lagi dendanya akan dinaikkan,” kata Achmad Zaini, pelaksana harian Bupati Sidoarjo.

Guna meningkatkan kesadaran akan disiplin Protokol Covid-19 tentang pelayanan kesehatan preventif, para pejabat di Kabupaten Sidoarjo akan semakin meningkatkan Operasi Penegakan peraturan Presiden Nomor 6 untuk Mendisiplinkan Presiden 2020. Pagi dan malam hari dengan lokasi berbeda.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji mengatakan, Operasi Yustisi yang menyasar masyarakat tanpa masker dilakukan secara rutin setiap hari. Tindakan tegas ini dilakukan untuk menghindarkan masyarakat dari pelanggaran protokol kesehatan.

BACA JUGA  Hari Ini Buruh Kembali Bergerak Kepung DPR, Aksi Tolak UU Cipta Kerja

“Ya, ini upaya gigih memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Jadi jangan lupa untuk mengikuti protokol kesehatan dan jangan lupa pakai masker saat keluar rumah jika tidak ingin terkena dampaknya.” sanksi sosial hingga denda maksimal Rp 500.000 , “kata Kombes Pol. Sumardji.

Leave a Comment