Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pekerja Akan Diperpanjang Hingga 2021

Pemerintah telah menyalurkan program BLT (Bantuan Langsung Tunai) sebesar Rp. 600 ribu kepada 5,25 juta merupakan rekening karyawan dengan upah di bawah Rp 5 juta. Untuk gelombang pertama, 2,5 juta akun ditransfer dan fase kedua memiliki 3 juta akun.

Seperti diketahui, pemerintah mendukung pegawai dengan gaji di bawah Rp5 juta dengan Rp 2,4 juta. Tunjangan ini dibayarkan setiap dua bulan untuk jangka waktu 4 bulan.
Berikut fakta Pembayaran Pekerja BLT terbaru yang dirangkum pada Sabtu (12/9/2020).

BACA JUGA  Waspada Penipuan Dan Informasi Hoax Kartu Pra-kerja Gelombang 11

1. Tahap III, 3,5 juta karyawan menerima BLT

BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) secara resmi menyerahkan hingga 3,5 juta data penerima subsidi upah (BSU) sebesar Rp 1,2 juta untuk pegawai dengan gaji di bawah Rp 5 juta ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BJSTK), mengatakan 3,5 juta rekening tersebut telah melalui proses validasi data dan siap menerima transfer BSU.

2. BPJS memiliki 14,5 juta rekening

Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, mengatakan data terakhir jumlah rekening bank yang diterima pihaknya sebanyak 14,5 juta nomor rekening. Sistem menggunakan data ini untuk memvalidasi sistem perbankan secara otomatis.

BACA JUGA  Berikut Daftar Lengkap Harga Emas Antam 17 Desember 2020

Validasi tersebut meliputi kesesuaian nomor rekening, nama BP Jamsostek dan yang terdaftar di bank, kata Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2020).

3. Diperpanjang hingga 2021

Pemerintah akan melanjutkan program National Economic Recovery (PEN) tahun depan. Salah satu program yang akan kembali ada pada tahun 2021 adalah Program Tunjangan Gaji.

“Dukungan untuk subsidi gaji. Itu akan berlanjut pada kuartal pertama tahun depan (2021),” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam siaran persnya di Kantor Presiden, Senin (9/7/2020).

BACA JUGA  PT. Asabri Buka Lowongan Pekerjaan Untuk D3 Dan S1

4. Dibutuhkan 4 hari

Menaker Ida Fauziyah mengatakan proses BSU akan memakan waktu maksimal 4 hari untuk checklist terhitung sejak tanggal penerimaan. Kemudian diserahkan dan diproses oleh KPPN dan dikirimkan oleh bank penyalur.

5. Lift komersial

Ekonom Institute of Economic and Financial Development (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan jumlah pekerja informal di Indonesia yang tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan masih lebih tinggi dari yang tercatat. Oleh karena itu, bantuan ini tentu saja tidak dapat ditujukan pada semua tingkat pekerja.

BACA JUGA  Presiden Optimis Masih Ada Waktu Untuk Selamatkan Perekonomian

Menurut dia, uang yang dikirimkan kepada penerima BLT tidak akan digunakan untuk berbelanja jika insentifnya tidak selaras. Mereka akan memilih uang untuk disimpan di bank karena melihat kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Leave a Comment