Penjelasan Kemen PAN-RB Terkait WFH ASN Masa PSBB Jakarta

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) akan tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan apabila terdapat pembatasan sosial skala besar (PSBB) di wilayah kerjanya.

“Jika PSBB menetapkan kawasan zona merah, kembali ke SE MenPANRB nomor 58 tahun 2020, dimana pegawai atau ASNs di instansi pemerintah di daerah menjalankan tugas resmi secara penuh dari dalam negeri,” kata Kepala Bagian Hukum tersebut. Kantor komunikasi dan informasi. Departemen Penerangan Umum PANRB Andi Rahadian, Kamis, 10/9.

BACA JUGA  Cek Caranya, PLN Perpanjang Token Listrik Gratis dan Diskon Tarif

Dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 67 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Menteri 2020 Nomor 58 PANRB tentang Tata Kerja Pegawai ASN di Orde Normal Baru, ketentuan bekerja dari rumah bagi ASN didasarkan pada ketentuan Zona di daerah mereka. Untuk karyawan di zona merah atau berisiko tinggi, setidaknya 75 persen ASN harus bekerja dari rumah.

“Untuk instansi pemerintah yang masuk dalam kategori“ Kabupaten / Kota ”berisiko tinggi, petugas pengembangan SDM dapat menetapkan jumlah pegawai yang melaksanakan tugas dinas di kantor pada satuan kerja instansi tersebut maksimal 25 persen,” ungkapnya di kata surat itu.

BACA JUGA  Ini 5 Orang Lainnya yang Dijadikan Tersangka Selain Habib Rizieq

Sebagian besar wilayah di DKI Jakarta berisiko tinggi penyebaran Covid-19 atau berada di zona merah. Berdasarkan data situs covid19.go.id, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara berada di zona merah. Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu kini berada di Zona Oranye atau berisiko sedang.

Surat Menteri PANRB menetapkan bahwa 50 persen ASN di zona oranye harus bekerja dari rumah. Di zona kuning atau berisiko rendah, setidaknya 25 persen ASN harus bekerja dari rumah. Jika zona berwarna hijau atau tidak terpengaruh, semua ASN dapat berfungsi di kantor.

BACA JUGA  Kabar Duka, Pollycarpus Meninggal Dunia Karena Virus Corona

Peraturan ini dikeluarkan mulai 4 September. Pada 9 September, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan akan melarang bekerja di kantor mulai 14 September 2020. Dia memutuskan DKI Jakarta akan memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).

Ada 11 wilayah usaha yang masih diperbolehkan beroperasi selama PSBB. Sektor tersebut adalah kesehatan; Bahan Makanan / Makanan / Minuman; Energi; Teknologi komunikasi dan informasi; Keuangan; Logistik; perhotelan; Konstruksi; industri strategis; Layanan dasar, utilitas publik dan industri.

Leave a Comment