Sebaiknya Anda Kenali Gejala Usus Buntu Sejak Dini

Apendisitis, atau radang usus buntu, adalah suatu kondisi di mana usus buntu atau kantung, yang merupakan bagian dari usus besar, menjadi meradang. Kenali beberapa gejala radang usus buntu dalam keadaan darurat.
Peradangan terjadi bila ada halangan pada usus buntu. Penyumbatan tersebut umumnya memungkinkan bakteri berkembang biak dengan cepat dan membuat usus teriritasi serta bengkak.

Jika tidak segera ditangani, radang usus buntu bisa pecah, melepaskan berbagai bakteri berbahaya ke sejumlah organ di perut.
Pecahnya usus buntu adalah situasi yang mengancam jiwa. Secara umum kondisi apendiks hernia ditandai dengan beberapa gejala yang bisa menjadi peringatan dini bagi Anda.

Apendisitis sendiri menimbulkan berbagai gejala, seperti berikut ini:

– Sakit perut

– demam rendah

– mual

– muntah

– Kehilangan nafsu makan

– sembelit

– diare

Tidak semua orang mengalami gejala yang sama. Namun, penting bagi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter sesegera mungkin jika Anda mengalami gejala. dilansir dari Healthline, usus buntu bisa pecah setelah 48-72 jam gejala.

Anda disarankan untuk segera pergi ke rumah sakit jika mengalami salah satu gejala berikut ini.

1. sakit perut
Apendisitis biasanya menyebabkan nyeri dan kram di seluruh bagian perut.
Apendiks yang bengkak dan meradang mengiritasi dinding perut yang dikenal sebagai peritoneum. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri yang menusuk, umumnya di perut bagian kanan bawah.
Namun, beberapa orang memiliki usus buntu yang berada setelah usus besar. Mereka umumnya mengalami nyeri punggung bawah atau panggul saat mereka menderita radang usus buntu.

2. Demam ringan
Apendisitis biasanya menyebabkan demam antara 37,2 dan 38 derajat Celcius.
Pecahnya usus buntu menyebabkan infeksi, yang dapat meningkatkan suhu tubuh. Demam lebih dari 38,3 derajat Celcius dengan peningkatan detak jantung secara bersamaan dapat mengindikasikan hernia usus buntu.

3. Gangguan pencernaan
Apendisitis bisa menyebabkan mual dan muntah. Anda mungkin juga kehilangan nafsu makan, menjadi sembelit, atau diare parah.
Jika Anda mengalami kesulitan buang air besar, itu juga merupakan tanda adanya obstruksi usus sebagian atau total.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *