Penerapan PSBB Jakarta Berdampak Negatif Bagi IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup hampir 2% atau lebih tepatnya 1,81% pada hari Rabu (09.09.20) di level 5.149,37. Tekanan terhadap IHSG berpotensi berlanjut hingga hari ini. Penerapan pembatasan sosial skala besar (PSBB) oleh Pemprov DKI menjadi pemicunya.
Data perdagangan menunjukkan bahwa investor asing memiliki penjualan bersih sebesar Rp. 591 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi Rp 7,4 triliun.

Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan perasaan itu datang dari kebijakan pemerintah DKI Jakarta untuk memberlakukan kembali pembatasan sosial utama (PSBB). Secara keseluruhan PSBB ini tentunya akan berdampak negatif terhadap pasar modal domestik, baik terhadap saham maupun obligasi.

BACA JUGA  Kartu Pra-kerja Gelombang 6 Akan Dicabut jika Tak Segera Digunakan

Namun, dengan adanya jaminan ini, pelaku pasar dan investor diharapkan lebih bersedia menerima kali ini. Oleh karena itu, kemungkinan terjadi penurunan, tetapi dengan persentase yang lebih kecil, karena pelaku pasar dan investor mengamati dan memantau perkembangan lebih lanjut.

Ada opsi untuk transfer uang dari saham, karena aset dengan peringkat nilai risiko lebih tinggi untuk obligasi dengan risiko lebih rendah. Namun dengan diberlakukannya kembali jumlah total PSBB, ada kemungkinan pasar obligasi saat ini juga akan mengalami kenaikan imbal hasil untuk mengimbangi peningkatan risiko.

BACA JUGA  Debat Pilpres AS Pengaruhi Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Artha Sekuritas juga mengumumkan investor sudah mulai menunggu beberapa data ekonomi. Selain itu, dipengaruhi oleh kekhawatiran tingginya kasus Covid-19 di Indonesia yang akan merugikan perekonomian hingga akhir kuartal ketiga tahun ini.

Secara teknis, Reliance Sekuritas Indonesia mengatakan IHSG turun untuk menguji support rata-rata 50 hari di area 5.139 setelah gagal mendapatkan rata-rata 20 hari di area 5.265. untuk meraih lagi.

Indikator stochastic sedang dalam ayunan penuh, dengan momentum RSI masih bergerak bearish. Agar IHSG menguji moving average 50 pada langkah selanjutnya sebagai konfirmasi dari pola pembalikan jangka pendek dengan pergerakan moderat di support 5.139 dan resistance di 5.228.

BACA JUGA  5 Juta Buruh Akan Mogok Nasional Tolak Omnibus Law

Leave a Comment