Yordania Kembali Buka Bandara Setelah Ditutup Sejak Awal Pandemi

Jordan telah membuka kembali bandara utamanya, Bandara Queen Alia, setelah ditutup selama enam bulan terakhir untuk mencegah penyebaran virus corona.
AFP melaporkan, pembukaan kembali bandara tersebut ditandai dengan pendaratan pesawat Fly Jordan yang mengangkut 141 penumpang dari Istanbul pada Selasa (8/9).

Ini adalah penerbangan komersial pertama yang mendarat di Yordania setelah negara itu menutup semua bandara pada pertengahan Maret.
Sebelum pembukaan kembali ini, Raja Abdullah dan Perdana Menteri Yordania Omar al-Razzaz telah mengunjungi bandara untuk mengawasi persiapan akhir.

Bandara akan dibuka kembali setelah beberapa persyaratan penting telah dipenuhi, kata Razzaz.
Persyaratan ini mencakup ketersediaan pemindai suhu tubuh dan alat tes kesehatan lainnya.

Selain itu, bandara telah membuat log karantina untuk penumpang dari berbagai wilayah.
Pada minggu pertama pembukaan, bandara Yordania diizinkan untuk menerima maksimal tiga penerbangan internasional per hari. Namun minggu depan jadwal penerbangan internasional akan bertambah.

Diharapkan dengan dibukanya kembali bandara tersebut dapat mendongkrak industri penerbangan Yordania yang sangat erat kaitannya dengan pariwisata.
Pariwisata merupakan sektor penting bagi Yordania. Lima juta turis datang setiap tahun. Sektor ini juga memberikan kontribusi 14 persen terhadap PDB dan menyerap 100.000 pekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *