Sebuah Tambang Marmer Di Daerah Terpencil Pakistan Runtuh

Tambang marmer yang runtuh di wilayah terpencil Pakistan pada Senin (7/9) menewaskan 17 orang dan 11 orang lainnya masih hilang.

Musibah itu diduga karena lokasi itu tidak stabil untuk penggunaan bahan peledak saat memecah batu marmer. Tim penyelamat, termasuk tentara Pakistan, terus menggali reruntuhan untuk mencari korban selamat pada Selasa (8/9).

Tambang itu berada di wilayah Ziarat, Mohmand, barat Pakistan, sepanjang perbatasan dengan Afghanistan. Wilayah itu terkenal memiliki marmer putih berkualitas tinggi yang dijual di Pakistan dan diekspor ke negara-negara lain.

Antara 40 dan 50 orang berada di lokasi tambang saat runtuh pada Senin (7/9) malam,” kata Tariq Habib, kepala kepolisian distrik Mohmand, dilansir Reuters.
Biasanya ada banyak orang yang bekerja di tambang marmer itu tapi untungnya sebagian besar telah selesai kerja dan pulang ke rumah, ujar Habib.

Sembilan orang terluka. Jumlah korban meninggal belum dapat dipastikan karena beberapa keluarga langsung membawa jasad keluarganya pulang dari lokasi tambang, kata Sameen Shinwari, dokter di Rumah Sakit Distrik Ghalanai.

Sinyal ponsel dan alat komunikasi lain sulit didapat di sebagian besar wilayah itu, termasuk lokasi tambang.
Kecelakaan di lokasi tambang marmer sudah sering terjadi di Pakistan. Sebelumnya, 10 orang tewas di tambang marmer di Buner pada Februari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *