Polemik Ucapan Puan, Gubernur Tegas Katakan Sumbar Pancasilais

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menegaskan tidak ada alasan meragukan rasa nasionalisme di Provinsi Sumbar. Pernyataan Irwan tak lepas dari polemik Ketua DPR RI Puan Maharani yang seakan meragukan implementasi Pancasila di Sumbar.

Saya akan tegaskan bahwa Pancasilais Sumatera Barat aman tidak dapat meninggalkan Pancasilais. Dari sekian banyak dalil yang mendukung Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011, jelas Pancasila menjadi sumber dari peraturan perundang-undangan tersebut. Implementasi UUD 1945 adalah sebuah pengaturan.

Irwan menambahkan, semua produk hukum yang diproduksi oleh Pemprov Sumbar, baik peraturan daerah maupun peraturan gubernur, harus ditinjau dan dievaluasi oleh Kementerian Dalam Negeri. Sehingga dipastikan tidak ada yang menyimpang dari aturan di Sumatera Barat.

BACA JUGA  Tenaga Kesehatan dan TNI/Polri, Prioritas Utama Vaksinasi Covid-19

Jadi tidak mungkin kita membuat aturan yang tidak mentolerir kemajemukan atau spesies yang tidak mungkin. Karena dinilai dulu baru disahkan baru kita pakai. Di luar rujukan Permendagri untuk membuat APBD dalam program kegiatan, itu malah dicoret. Coret kalau tidak setuju dengan Menteri Dalam Negeri. Lalu kita legalkan untuk dipakai, “kata Irwan

Irwan juga mengatakan, isu discretionary yang diatur dalam UU No 30 tahun 2014 harus mendapat persetujuan menteri. Karenanya, tidak mungkin pemikir daerah melakukan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila

BACA JUGA  Sebulan Usai Positif Covid-19, Arief Budiman Masih Jalani Isolasi Mandiri

Buktinya Sumatera Barat adalah provinsi yang dikukuhkan Pancasila dengan berbagai penghargaan. Tentunya, penghargaan tersebut juga diverifikasi dan tidak diberikan sembarangan.
Bahkan penghargaan yang kita terima sudah direview oleh BIN Kejaksaan Agung Polri. Itu sudah direview secara individual. Sumbar mendapat lebih dari 347 penghargaan. Sumbar pasti sudah direview terutama oleh Presiden, jadi sudah pasti Sumbar pancasilais, katanya.

Leave a Comment