Pengenalan Dan Cara Perawatan Tanaman Aglonema

Tanaman Aglonema atau Sri Rezeki atau Cemara Cina (Aglaonema humbleum) merupakan tanaman hias yang mengandung racun namun memiliki tingkat kelangsungan hidup yang tinggi.
Seperti dilansir Home Guides and Gardenologist pada Jumat 21/8, tanaman ini tumbuh paling baik di dalam ruangan atau di lokasi yang teduh.

Meskipun aglonema tidak sering dihinggapi hama, namun terkadang dihinggapi hama yang mirip dengan tanaman rumahan.
Hama tanaman ini tidak berakibat fatal. Namun ternyata saat terserang hama tidak akan seindah biasanya.

BACA JUGA  Kasus Prostitusi Online Artis Kembali Terungkap

Di bawah ini adalah jenis-jenis hama pada tanaman Sri Rezeki dan cara membasminya:

1. Kutu busuk
Kutu busuk umumnya berwarna putih dan seperti kapas dan mengelompok di batang dan daun. Hama ini menyedot getah dari tanaman dan menembus tubuh melalui stiletto.
Ketika kutu busuk menyerang tanaman agglonem, daun mulai berubah warna dan rontok. Kutu putih dewasa juga terbang di sekitar tanaman.
Untuk menghilangkannya, gunakan bola kapas yang dibasahi alkohol dan bersihkan hama dari tanaman. Saat tanaman berada di luar ruangan, kepik dapat membantu memakan hama.

BACA JUGA  Fashion Ramah Lingkungan Lebih Diminati Selama Pandemi Corona

2. Tungau laba-laba
Tungau laba-laba berukuran kecil, sehingga agak sulit dilihat dengan mata. Namun hama ini umumnya menempel pada batang dan daun serta memakan isi sel tumbuhan.
Warnanya bisa berkisar dari hijau, merah, kuning, coklat, atau jingga. Hama ini menyukai udara kering, sehingga umumnya tumbuh subur di dalam ruangan.
Setelah sel tumbuhan dimakan, daun tumbuhan akan berbintik-bintik dan berubah warna. Jika diserang cukup keras, daun akan menguning dan layu.
Untuk menyembuhkan tanaman yang terinfeksi tungau laba-laba, Anda bisa mengelapnya dengan kain lembab. Daun yang layu dapat diobati dengan minyak hortikultura dan sabun insektisida.
Hama ini umumnya menyerang agonem yang kekurangan air. Agar tanaman disiram dengan hati-hati untuk menghindari tungau laba-laba.

BACA JUGA  Alasan Tertinggi Mengapa Masyarakat Tak Patuhi Protokol Kesehatan

3. Kutu daun
Kutu daun umumnya ditemukan di bagian bawah daun dan lembut. Hama ini memakan cairan vital yang mengalir di daun Aglonema.
Jika hama ini terus menyerang, pertumbuhan tanaman bisa melambat dan daunnya rusak. Untuk menghilangkannya, bersihkan hama dengan bola kapas yang dibasahi alkohol.
Juga, semprotkan kutu daun dengan air saat tanaman berada di dalam ruangan. Tanaman yang sangat terserang kutu daun dapat diobati dengan sabun insektisida.

4. Kutu sisik
Kutu sisik tampak seperti benjolan kecil yang bergerak di atas daun dan batang tanaman. Hama ini memakan getah floem dan menyebabkan cabang mati, tanaman gundul, dan penurunan vitalitas.
Hama ini bisa dibasmi dengan minyak hortikultura atau sabun insektisida. Biasanya, kutu sisik tidak terdeteksi saat menyerang tanaman.

BACA JUGA  Pakai Masker Dengan Benar Bisa Putus Mata Rantai Penyebaran Corona

5. Nematoda
Nematoda sering menyerang aglonem di luar tanaman. Umumnya hama ini akan memakan akar dan menyebabkan daun berubah warna dan rontok.
Hama di Aglonem dapat dibasmi dengan mensterilkan 30 cm bagian atas tanah dengan sinar matahari atau sinar matahari. Area lantai kemudian dibasahi dan ditutup dengan plastik bening atau terpal selama 4-6 minggu.
Setelah suhu tanah naik selama 30 menit, nematoda akan mati. Solarisasi bekerja paling baik di musim panas.

BACA JUGA  Bahan Skincare Sehat Dan Aman Untuk Ibu Hamil Agar Tetap Glowing

Leave a Comment