Iran Ikuti Langkah China Untuk Tingkatkan Produksi Mobil Nasional

Embargo AS dan Sekutu tidak memperburuk Iran. Produksi sedan di Iran telah meningkat sekitar 20 persen dalam beberapa tahun terakhir. Iran adalah negara “kaya” melalui berbagai sektor industri, dengan industri otomotif menjadi yang paling aktif ketiga di negara itu setelah minyak dan gas. Iran yang berbatasan langsung dengan Irak.

Menurut Iran Khodro Company (IKCO), kelompok perusahaan ini meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 54 persen setelah mengalokasikan kenaikan 7 persen.

Secara keseluruhan, dalam lima bulan pertama tahun ini, IKCO meningkatkan produksinya sebesar 40 persen menjadi 192.000 kendaraan baik di sektor sedan maupun komersial dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

IKCO adalah produsen mobil Iran yang berkantor pusat di Teheran dengan nama asli Iran National.
Perusahaan ini didirikan pada tahun 1962 dan memproduksi 188.223 mobil dalam lima bulan pertama tahun itu.

IKCO memproduksi kendaraan seperti Samand, Peugeot dan Renault, serta truk, minibus dan bus.
Mengutip situs resmi Iran Khodro, perusahaan itu awalnya menggeliat memproduksi bus yang sasisnya diimpor dari Jerman. Bus tersebut kemudian akan dirakit di pabrik Khodro Iran.

Perusahaan Khodro Iran berbasis di Teheran dan didirikan pada tahun 1962. Perusahaan memproduksi 700.000 unit mobil pada tahun lalu (2009).

Selain memproduksi kendaraan dengan merek sendiri, perusahaan juga membuat mobil dengan merek lain seperti Peugeot dan Renault / Dacia dan memiliki pabrik di Mesir, Suriah, Senegal, Venezuela, Belarusia, dan Azerbaijan.

Produsen mobil tersebut bermaksud mengekspor mobil ke negara-negara Islam lainnya seperti Irak, Suriah dan Turki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *