Terapkan Pola Hidup Sehat Serta Panjang Usia Ala Orang Jepang

Hidup sehat dan panjang umur merupakan dambaan bagi banyak orang. Mempelajari dan meniru gaya hidup Jepang bisa menjadi salah satu cara untuk mewujudkan impian tersebut.
Jepang adalah salah satu negara tertinggi dengan populasi lebih dari 100 tahun. Selain faktor genetik yang mungkin berperan, berbagai hal lain seperti pola makan dan gaya hidup mempengaruhi tingginya angka harapan hidup orang Jepang.

Selain itu, angka penyakit kronis seperti jantung dan diabetes tidak terlalu tinggi di Jepang.
Untuk itu, Anda bisa meningkatkan kesehatan dengan meniru kebiasaan orang jepang yang berakar dari budaya Jepang. Berikut dilansir dari today.

1. Makan rumput laut
Makanan Jepang dipenuhi dengan banyak sumber tumbuhan bergizi. Rumput laut merupakan salah satu makanan paling terkenal di masyarakat Jepang.
Diketahui bahwa sebagian besar tumbuhan laut mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh, antioksidan, protein, serat dan lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan.
Anda bisa menjadikan rumput lain sebagai camilan sehari-hari yang santai. Anda juga bisa menambahkan rumput laut ke makanan Anda untuk nutrisi tambahan.
Jika Anda menginginkan sesuatu yang baru, cobalah salad rumput laut. Salad rumput laut umumnya dibuat dari wakame, sejenis rumput laut yang juga digunakan dalam sup.

2. Lebih banyak konsumsi ikan
Satu hal yang membuat pola makan orang Jepang begitu sehat adalah fokusnya pada makanan laut. Jepang memiliki tingkat penyakit jantung terendah di dunia. Pria paruh baya di Jepang juga memiliki lebih sedikit kolesterol di pembuluh darahnya.
Makanan orang Jepang mengandung sekitar tiga ons makanan laut per hari. Ikan dan kerang adalah makanan laut berprotein tinggi dan rendah lemak.
Tidak hanya menyehatkan jantung, makan seafood dua kali seminggu juga menjaga kesehatan otak dan jiwa.

3. Minum teh hijau
Orang Jepang terbiasa meminum teh hijau setiap hari. Teh hijau kaya akan antioksidan polifenol yang dapat mengurangi peradangan dan melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit kronis. Teh hijau juga merupakan makanan bagi bakteri baik di usus, tempat sebagian besar sel kekebalan diproduksi.

4. Makan sampai Anda hampir kenyang
‘Hara hachi bu’ adalah pepatah Jepang yang artinya makan sampai kenyang 80 persen. Dengan sikap seperti ini, seseorang akan makan sampai nyaman tetapi masih menyisakan ruang di perutnya.
Intinya, ‘hara hachi bu’ adalah bentuk makan secara sadar dan memungkinkan tubuh mendapat asupan makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh tanpa berlebihan.
Mulailah mendengarkan sinyal kelaparan dan kelimpahan. Makan perlahan dan jauhi perangkat elektronik. Juga, batasi berbagai gangguan saat makan, mis. B. Mengobrol. Teknik ini dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan kalori tubuh dengan benar.

5. Menikmati hutan dan alam
Di Jepang, praktek Shinrin-Yoku atau menikmati suasana hutan merupakan salah satu bentuk terapi alami. Alih-alih pergi ke area keramaian seperti pusat perbelanjaan, Anda bisa melatih kesadaran diri di hutan dan menyesuaikan diri dengan suasana alam.
Di alam, Anda akan menggunakan semua indra Anda. Pada saat yang sama, pikiran dan tubuh terasa lebih rileks, seperti meditasi.
Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa hidup di lingkungan hutan dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi stres, dan meningkatkan perasaan tenang.
Tidak masalah jika tidak ada hutan di sekitar rumah Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika seseorang menghabiskan 20 menit di taman kota, perasaan tenangnya meningkat.

6. Jaga lingkaran sosial
Tetap terhubung secara sosial telah mengakar kuat dalam budaya Jepang. Itulah sebabnya orang Jepang menikmati kesehatan fisik dan emosional yang lebih baik di masa tua.
Saat Anda merasa terisolasi atau kesepian, cari cara untuk terhubung dengan teman, keluarga, atau komunitas terdekat. Luangkan waktu untuk membicarakan banyak hal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *