Bagaimana Cara Pekerja Mengetahui Jika Mereka Penerima BLT

Pemerintah meluncurkan program BLT (Bantuan Langsung Tunai) bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta untuk meringankan tekanan ekonomi akibat virus corona. BP Jamsostek dan Kementerian Tenaga Kerja menargetkan 15,7 juta pekerja mendapat dukungan ini.
Namun, Presiden BP Jamsostek Agus Susanto mengatakan, pihaknya sejauh ini baru berhasil mengumpulkan 14,2 juta nomor rekening calon penerima tenaga kerja tersebut.

Dari jumlah tersebut, hanya 11,3 juta yang telah divalidasi.
Lalu, bagi pekerja yang belum menerima, bagaimana cara mengetahui apakah mereka terdaftar dalam program BLT untuk pekerja atau tidak?
Ada beberapa opsi, menurut Wakil Direktur Humas dan Antar Lembaga BPJamsostek Irvansyah Utoh Banja.

Pertama, pekerja perlu memastikan telah memenuhi persyaratan calon penerima BLT yang diatur oleh Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah dalam Peraturan Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Dukungan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji atau Upah kepada Pekerja. atau pekerja yang berurusan dengan efek Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19).

Syaratnya, penerima harus warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), terdaftar sebagai peserta aktif Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di BPJamsostek, dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan, dan pegawai penerima salah satunya. Upah.

Kedua, calon penerima manfaat harus sudah terdaftar sebagai peserta aktif BPJamsostek paling lambat Juni 2020, peserta aktif program BPJamsostek membayar iuran sebesar iuran yang dihitung atas dasar gaji kurang dari Rp 5 juta dan melalui yang aktif. Punya rekening bank.

Peserta bisa langsung konfirmasi ke bagian Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan atau pemberi kerja bahwa informasi nomor rekening sudah disampaikan ke BPJS Ketenagakerjaan,” kata Irvansyah kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Selain itu, peserta BPJamsostek juga dapat melihat langsung di website resmi sso.bpjsketenagakerjaan.go.id. Dari situ, peserta bisa mengecek apakah nomor rekening sudah terdaftar atau belum.
Kalau begitu, berarti perusahaan menyerahkannya ke BPJamsostek, tambah Irvansyah.

Ia mengatakan, pihaknya terus menawarkan kesempatan kepada pelaku usaha dan pekerja yang ingin mendaftar dengan memperpanjang batas waktu pendaftaran bagi pekerja di bawah Rp 5 juta untuk menerima BLT hingga 15 September 2020.

Sebagai bagian dari perpanjangan tenggat waktu, Utoh mengatakan perseroan akan dapat memberikan nomor rekening bank kepada BPJamsostek untuk karyawan penerima kurang dari Rp 5 juta. Pengiriman ini dapat dilakukan melalui HRD.

Pengajuan oleh HRD dapat dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP), jelas Irvansyah.
Oleh karena itu, karyawan harus segera menyerahkan nomor rekening aktifnya ke perusahaan. Karyawan juga dapat mendorong perusahaan tempat mereka bekerja untuk menyerahkan data kepegawaian ke BPJamsostek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *