Kaltim Berlakukan Jam Malam Karena Lonjakan Kasus Corona

Kasus positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (6/9) mencapai 5.113 orang. Kota Balikpapan merupakan daerah dengan kasus terbanyak. Jam malam telah diberlakukan di kota.
Juru bicara Satgas Covid-19 Kaltim Andi Muhamamd Ishak mengatakan semua kabupaten di Kaltim sudah memiliki siaran lokal.

Sepuluh pemerintahan di Kaltim mengalami transmisi lokal dan khusus yang masif di perkotaan, sehingga kecenderungannya meningkat, ujarnya, Minggu (6/9) di Samarinda.
Data harian Covid-19 yang diterima CNNIndonesia.com menyebutkan 170 kasus positif baru ditambahkan pada Minggu (6-9). Artinya, Kalimantan Timur memiliki total 5.113 kasus Covid-19.
Sebanyak 2.953 orang diantaranya dinyatakan sembuh, 214 orang meninggal dunia dan 1.946 orang masih dalam perawatan.

Andi Muhammad Ishak mengatakan lonjakan ini merupakan angka yang sangat tinggi di Indonesia.
Dari 100.000 penduduk Kaltim, 138 orang terjangkit corona. Ini angka yang sangat tinggi. Apalagi di Indonesia, ujarnya.
Lima besar wilayah penyumbang Covid-19 terbanyak adalah Kota Balikpapan dengan 2.172 kasus, disusul Samarinda 1.168 orang, Kutai Kartanegara 656 orang, Kota Bontang 316 orang, dan Paser 220 orang.

Dari 2.172 orang yang dinyatakan positif corona di Kota Balikpapan, 1.304 orang dinyatakan sembuh dan 138 orang meninggal dunia. Dari 1.168 orang positif corona di Kota Samarinda, 702 orang sembuh dan 46 dinyatakan meninggal dunia.

Analisis Satgas Covid-19 Kota Balikpapan mengungkapkan, hanya dalam beberapa menit sejak (31/8) hingga (5/9) peningkatan kasus positif terkonfirmasi di Kota Balikpapan mencapai 370 kasus.
Jumlah tersebut didominasi oleh riwayat asimtomatik sebanyak 165 kasus, 119 dugaan kasus dan sisanya dari penelusuran dan investigasi independen, kata pernyataan Satgas Covid-19 Kota Balikpapan.

Jam malam
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengeluarkan surat edaran mulai Senin (7/9) yang memberlakukan jam malam dengan membatasi aktivitas masyarakat di tempat-tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, kafe, dan restoran maksimal pukul 22.00. .

Kami berharap kebijakan ini diikuti dan menjadi perhatian atas upaya kami mengurangi seminimal mungkin warga yang tertular Covid-19, kata Rizal Effendi, Minggu (6/9) di ruang kerjanya. .
Menurut Satgas Covid-19 Balikpapan, penerapan jam malam tersebut dilakukan bersama oleh Satpol PP bersama TNI / POLRI dengan melakukan pengendalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *