Makanan Dan Minuman Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil

Sushi, daging setengah matang, dan telur mentah menjadi beberapa jenis makanan yang harus dihindari ibu hamil. Karena memiliki rahim yang berisiko bagi ibu dan janin.
Diet dalam makanan penting saat Anda hamil. Karena makanan yang dimakan bukan hanya untuk ibu tapi juga untuk janin. Pemilihan makanan yang salah bisa berakibat fatal bagi kesehatan ibu.

Hindari makanan tertentu untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi. Pilih makanan yang tinggi nutrisi dan mengandung asam folat, zat besi, kalsium, vitamin D, kolin, asam lemak omega-3, vitamin B, dan vitamin C.

Hindari juga makanan yang kaya merkuri, makanan yang tidak dimasak dengan benar, dan makanan yang mengandung kafein. Bahan-bahan tersebut dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan perkembangan bayi.

Berikut makanan dan minuman yang harus Anda hindari selama hamil.

1. Daging mentah

Jangan makan daging yang kurang matang. Daging mentah atau setengah matang berisiko mengandung Toxoplasma dan sejumlah bakteri lainnya. Bakteri tersebut dapat menyebabkan perkembangan janin lambat, bahkan keguguran dan kematian janin.

Pastikan ibu hamil makan daging yang sudah dimasak matang untuk membunuh bakteri berbahaya.

2. Sushi

Selain daging, ikan mentah seperti yang digunakan dalam sushi juga harus dihindari. Makanan laut mentah merupakan sumber parasit dan bakteri yang berbahaya bagi janin. FDA menganjurkan agar ibu hamil hanya makan makanan laut matang yang dimasak dengan baik.

3. Ikan dengan kandungan merkuri tinggi

Beberapa ikan mengandung metilmerkuri tinggi. Dikutip dari Web MD, jenis logam ini berbahaya bagi kandungannya. Ikan yang mengandung merkuri tinggi antara lain mackerel, tuna, shark, marlin, dan tilapia. Sebaliknya, konsumsi ikan rendah merkuri seperti lele, salmon, dan cod.

4. Buah yang belum dicuci

Selalu cuci buah dan sayuran dengan air mengalir sebelum makan. Bakteri toksoplasma bisa hidup di kulit buah. Beberapa sayuran juga perlu dimasak sampai matang untuk membunuh bakteri.

5. Susu yang tidak dipasteurisasi

Selain itu, jangan mengonsumsi susu segar yang tidak dipasteurisasi. Susu segar bisa mengandung sejumlah bakteri yang berbahaya bagi perkembangan janin, seperti penyebab kelahiran prematur.
Pastikan untuk mengonsumsi susu pasteurisasi karena proses ini membunuh bakteri berbahaya.

6. Kafein

Kafein berlebih juga harus dihindari karena meningkatkan risiko keguguran. Wanita hamil disarankan untuk membatasi asupan kafein hingga maksimum 200 mg per hari. Kafein ditemukan di sejumlah makanan dan minuman, seperti kopi, teh, dan cokelat.

7. Alkohol

Selain kafein, minuman dan makanan beralkohol juga bisa menyebabkan cacat lahir yang serius. Studi menunjukkan bahwa alkohol mempengaruhi perkembangan fisik janin.

8. Telur mentah

Hindari juga makan telur mentah. Dikutip dari Health Line, telur mentah mungkin mengandung bakteri salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan kelahiran prematur dan bayi lahir mati. Periksa kandungan telur mentah pada makanan seperti telur orak-arik, mayones, saus salad, kue, dll.

Telur harus dimasak sampai matang sebelum dikonsumsi untuk menghindari risiko bagi ibu hamil dan kandungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *