Selandia Baru Temukan Kasus Kematian Covid-19 Setelah 3 Bulan Nihil

Rekor kematian akibat virus korona nol di Selandia Baru dalam tiga bulan terakhir akhirnya dipecahkan. Seorang pria berusia 50 tahun di Auckland telah meninggal setelah tertular corona.
Pria tersebut diketahui merupakan pasien korona asal cluster Auckland. Dia meninggal di Rumah Sakit Middlemore di Selandia Baru.

Pria berusia lima puluhan itu adalah bagian dari kelompok Auckland pada Agustus dan meninggal hari ini di Middlemore (rumah sakit), bunyi pernyataan dari Kementerian Kesehatan Selandia Baru.

Ini adalah kematian pertama yang dilaporkan akibat Corona di Selandia Baru dalam tiga bulan terakhir. Diketahui bahwa Selandia Baru terakhir kali melaporkan kematian akibat Corona di wilayahnya pada 24 Mei.

Dengan satu korban jiwa lagi, total korban tewas akibat corona di Selandia Baru saat ini mencapai 23. Jumlah total kasus corona di negara tersebut menurut data dari Johns Hopkins University (JHU).
Diketahui, cluster transmisi korona di Auckland yang telah ada sejak Agustus lalu mengakhiri rekor Selandia Baru bebas korona selama 102 hari. Cluster tersebut berawal dari satu keluarga beranggotakan empat orang, yang kemudian berkembang luas hingga menjangkiti 152 orang hingga saat ini, tiga di antaranya dilaporkan pada Jumat (4/9) waktu setempat.

Saya menyadari keprihatinan warga Selandia Baru tentang berita hari ini, baik di komunitas yang lebih luas maupun untuk keluarga dan Whanau (kerabat) yang berduka atas kematian ini, kata Ashley Bloomfield, kepala Departemen Kesehatan Selandia Baru, dalam sebuah penjelasan.

Auckland telah memberlakukan penangguhan selama 2,5 minggu yang berakhir pada Minggu (30/8) malam waktu setempat. Mulai minggu ini, penduduk Auckland akan diizinkan untuk kembali ke luar rumah mereka, tetapi pemerintah masih membatasi pertemuan sosial dan mewajibkan penggunaan masker untuk transportasi umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *