NATO Batal Mediasi Perseteruan Antara Turki Dan Yunani

Ketegangan di Mediterania timur kemungkinan akan berlanjut setelah Yunani menarik diri dari pembicaraan yang diprakarsai NATO dengan Turki. Yunani kemudian meminta Turki untuk menarik ancamannya jika pembicaraan akan dilanjutkan.

Keputusan tersebut dibuat oleh Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis ketika dia bertemu dengan anggota senior Partai Komunis China yang mengunjungi Athena.
Biarkan ancamannya pergi agar kontak bisa dimulai,” katanya, seperti dikutip Middle East Monitor, Sabtu ( 4/9/2020).

Mitsotakis menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri Yunani Nikos Dendias juga akan memberikan rincian “kegiatan tanpa hukum” Turki kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk mengubah pandangan komunitas internasional tentang para pesaingnya. Perdana Menteri Yunani mengklaim bahwa Turki sedang mencoba untuk mengubah geografi dan oleh karena itu membahayakan keamanan regional dan merusak hukum internasional.

Kementerian Luar Negeri Yunani mendukung pernyataan Perdana Menteri tersebut dengan menyatakan bahwa berita dari pembicaraan sebelumnya tidak sesuai dengan kenyataan.
De-eskalasi hanya akan terjadi dengan penarikan segera semua kapal Turki dari landas kontinen Yunani,” kata Kementerian Luar Negeri Yunani.

Berita itu muncul setelah Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg kemarin mengumumkan bahwa Turki dan Yunani telah sepakat untuk mengadakan pembicaraan guna menyelesaikan perselisihan mereka di Mediterania Timur. Masalah ini muncul terutama setelah Yunani dan Mesir menandatangani perjanjian transportasi laut yang mengklaim bahwa Turki melanggar wilayah perairannya sendiri dan membatasinya ke pantainya.

Pengumuman itu memberikan harapan untuk kebangkitan negosiasi, tetapi Yunani segera membantah bahwa mereka bahkan setuju untuk bergabung dalam pembicaraan tersebut.
Ini adalah kendala terbaru yang telah meminta Turki untuk melakukan pembicaraan dan penyelesaian sengketa selama berbulan-bulan, dan bahkan menghentikan sementara pengeboran eksplorasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *