Ketahui Perbedaan Antara UKM Dan UMKM Berikut Penjelasannya

Tentunya jika berbicara tentang perusahaan pasti sering mendengar istilah UKM dan UMKM. Kedua istilah tersebut berperan penting dalam dunia usaha yang banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia maupun di Indonesia.

Lalu apa perbedaan antara kedua istilah tersebut?

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan mengatakan, perbedaan sederhananya terletak pada penggunaan huruf “M” yang artinya “mikro”. UKM adalah singkatan dari Usaha Kecil dan Menengah, sedangkan UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

“Kenapa ada yang bilang ‘mikro’ dan ada yang tidak, misalnya Kementerian Koperasi dan UKM. Kenapa mikro tidak dipertahankan? Dalam UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dibedakan, usaha mikro adalah urusan kabupaten dan kota, kecil diatur oleh provinsi dan tolok ukurnya adalah nasional, yakni kepemimpinan dan pemberdayaannya, ”kata Rully, seperti dimuat pada Selasa (1/9/2020).

Dari sisi legal formal, menurut Rully, usaha mikro relatif tak berbadan hukum, sedangkan usaha kecil dan menengah harus memiliki landasan hukum.
“Pelaku usaha mikro dalam UU 20 tahun 2008 memiliki batasan besaran modal yang dikuasai dan omzet usaha,” ujarnya.

Berikut adalah rincian perusahaan berdasarkan UU No. 20 tahun 2008 berdasarkan Pasal 1:

Usaha mikro adalah usaha produktif yang dimiliki oleh perorangan dan / atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro yang diatur dalam Undang-undang ini.
Kemudian usaha kecil adalah usaha produktif yang berdiri sendiri yang dioperasikan oleh individu atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang dari suatu perusahaan yang secara langsung atau tidak langsung dimiliki, dikendalikan, atau bagian dari kriteria usaha kecil menengah atau besar. menurut undang undang ini.

Sedangkan usaha menengah adalah usaha komersial produktif yang berdiri sendiri dan dijalankan oleh perseorangan atau perusahaan yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang dari perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau secara langsung maupun tidak langsung merupakan bagian dari aset usaha kecil atau besar. Penjualan bersih atau tahunan sesuai dengan Undang-Undang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *