Cara Sederhana Perawatan Jok Kulit Agar Tidak Kaku Dan Retak

Sebagian besar mobil mewah yang beredar di Indonesia memiliki jok kulit. Bahan ini menawarkan tingkat kecanggihan dan kenyamanan yang tinggi sekaligus menambah kesan mahal.

Namun, pemilik mobil dengan jok kulit harus berhati-hati. Alasannya adalah karena jok kulit bisa menjadi kaku dan keras seiring waktu, bahkan hingga retak, karena sering terpapar sinar matahari.

Dilansir dari situs Hyundai Indonesia diluncurkan, perawatan jok kulit ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Untuk itu, beberapa langkah harus dijaga agar jok tidak cepat rusak.

1) vakum jok

Sebelum memulai perawatan, sebaiknya vakum terlebih dahulu. Ini akan menghilangkan debu dan kotoran keras lainnya, mengurangi kemungkinan kotoran akan menggores atau mengikis jok.
Jika Anda tidak langsung menyedot dan mengelap, kotoran akan tetap di sana dan sedikit terangkat.

2) Gunakan cairan pembersih

Setelah kursi vakum, langkah selanjutnya adalah menyediakan cairan pembersih. Lebih baik menggunakan cairan pembersih khusus untuk kulit atau pembersih serbaguna. Semprotkan cairan pembersih, lalu sikat dengan sikat lembut agar cairan benar-benar bekerja.

3) pengeringan

Lalu keringkan jok dengan microfiber agar tidak tergores halus. Setelah dijemur, jok masih terasa basah. Biarkan 1 hingga 24 jam agar bantalan benar-benar kering.

4) Proteksi jok

Melindungi pelapis adalah tugas sederhana yang akan memberi Anda hasil luar biasa. Produk pelapis kulit banyak tersedia dan dijual bebas. Oleskan secara merata dengan kain mikrofiber dan selesai.

5) Pengeringan kedua

Setelah melindungi jok, langkah selanjutnya adalah mengeringkannya dengan kain mikrofiber baru. Tentu saja, lapisan pelindung juga perlu waktu untuk benar-benar kering.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *