Apa Benar Kurang Piknik Berdampak Pada Emosional Seseorang

Tentunya banyak dari Anda yang ingin bepergian atau berlibur. Meski cukup banyak tempat wisata yang dibuka kembali akibat pandemi, banyak yang masih mengkhawatirkan travelling, terutama ke lokasi-lokasi terpencil.

Momen travelling sering dijadikan waktu untuk menyempatkan diri beristirahat dari segala kesibukan seperti bekerja, kuliah, dan sekolah.
Mungkin belum banyak yang mengetahuinya, ternyata selain menyegarkan, banyak juga manfaat lainnya dari travelling atau piknik. Menurut Amex Trendex 2020, stres akibat kurangnya perjalanan bisa meningkat.

Amex Trendex juga menerbitkan hasil survei terhadap 2.000 pelancong. Survei tersebut menemukan bahwa sekitar 48 persen responden mereka merasa cemas dan stres ketika tidak bisa melakukan perjalanan wisata.

Dari 78 persen mereka yang disurvei, travelling atau piknik adalah salah satu aktivitas yang paling dirindukan saat ini. Meskipun mereka ingin melakukan tur, itu tidak berarti mereka akan melakukannya dalam waktu dekat.

Faktanya, hanya 10 persen yang ingin bepergian selama akhir pekan. Responden menyatakan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah pada masalah kesehatan.
Meskipun mereka dapat bepergian, tetaplah dalam kelompok yang lebih kecil untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Mereka juga memiliki standar kebersihan sendiri.

Dalam kasus lain, responden akan bepergian jika layanannya sesuai. Lima puluh persen dari mereka mengatakan bahwa mereka bersedia pindah ke lokasi baru selama satu tahun jika mereka diberi insentif secara ekonomi dan kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *