Berikut Arti Kata Dan Istilah Populer 2020 Selain ‘Anjay’

Belakangan ini, istilah “Anjay” mendapat perhatian publik. Istilah tersebut dianggap tidak pantas oleh anak-anak. Apa maksud Anjay, disukai kaum milenial dan istilah gaul lainnya?
Beberapa dari Masyarakat Milenial menggunakan kata-kata populer sebagai pelengkap dalam percakapan sehari-hari mereka.

Namun, istilah “Anjay” baru-baru ini menyulut debat publik setelah seniman Lutfi Agizal mengungkap kontroversi makna kata tersebut dan disetujui oleh Ketua Komisi Nasional, Arist Merdeka Sirait, yang kemudian mengeluarkan surat edaran agar anak-anak tidak melakukannya. jangan gunakan istilah “anjay”.

Di sini kami merangkum arti dari kata anjay dan istilah populer lainnya.

1. Anjay
Kata anjay seharusnya muncul sebagai ungkapan yang diturunkan dari kata umpatan “Anj * ng”. Penggunaan kata tersebut dianggap terlalu kasar, sehingga beberapa anak muda menjatuhkannya dengan menggunakan kata anjay. Orang biasanya menggunakan kata anjay sebagai penyisipan kata untuk menunjukkan kekaguman pada sesuatu.

2. Bucin
Bucin adalah singkatan dari kata slave love. Jadi istilah ini sering digunakan untuk menyebut seseorang, baik pria maupun wanita, yang tergila-gila pada pasangannya.
Istilah Bucin awalnya dipopulerkan oleh duo Youtuber pemilik channel 24 Indonesia kurus Andovi Da Lopez dan Jovial Da Lopez, dan akan digunakan oleh kalangan milenial mulai tahun 2020.

3. Santuy
Istilah ini merupakan plesetan dari kata rileks. Biasanya istilah ini digunakan untuk menunjukkan ketenangan atau untuk memberi tahu orang agar tidak terburu-buru.
Misalnya, orang yang bekerja dengan tenang dan tabah biasanya disebut sebagai “orang Santuy”.
Contoh lain bisa didengar dalam percakapan berikut:

A: Cepat, jangan terlalu lama!
B: Ya, tunggu sebentar. Santuy tolong.

4. Gabut
Kata Gabut mengacu pada situasi ketika seseorang tidak sibuk pada waktu tertentu.
Istilah ini merupakan singkatan dari kata “gaji buta”. Ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan karyawan yang tidak bekerja tetapi masih menerima gaji.
Hanya saja istilah ini tidak benar-benar membuat seseorang yang “dicopot” langsung mendapatkan gaji atau gaji yang sebenarnya.

5. Pansos
Istilah ini sering digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang suka mendapatkan perhatian, terutama melalui media sosial.
Pansos adalah singkatan dari kata “Panjat Social”. Di luar negeri, pansos bisa disamakan dengan istilah attention seeker atau disebut juga cari perhatian.
Ada juga yang menyamakannya dengan istilah social climber yang artinya lebih mirip dengan panjat sosial.

6. Ambyar
Ambyar kemudian semakin populer setelah dimasukkan dalam lirik lagu Campursari milik almarhum musisi legendaris Didi Kempot.
Seiring dengan semakin populernya Didi Kempot dan semakin banyaknya penggemar Campursari, istilah Ambyar semakin banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.
Istilah ambyar digunakan untuk menggambarkan suasana hati yang kacau atau patah hati yang begitu menyakitkan sehingga seolah-olah emosi manusia telah terkoyak.

7. Komuk
Komuk juga merupakan istilah yang berasal dari singkatan “kondisi wajah”.
Istilah ini digunakan untuk menggantikan istilah “ekspresi” atau “ekspresi wajah”.
Penggunaannya bisa didengar dalam percakapan berikut.
A: foto yuuk!
B: Gak ah, komuk gw lg kusut.

8. Halu
Halu adalah istilah gaul untuk halusinasi. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bermimpi tinggi atau hayalan tingkat tinggi.

9. Mager
Istilah ini merupakan singkatan dari kata “Malas Gerak”.
Istilah lean digunakan untuk menunjukkan perasaan malas .

10. Mantul
Mantul merupakan singkatan dari kata “Mantap Betul”.
Istilah ini digunakan sebagai ungkapan kekaguman atau pujian untuk seseorang atau sesuatu.

11. Baper
Baper adalah singkatan dari “Bawa Perasaan”.
Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu peka terhadap suatu masalah atau kata.

12. Nolep
Nolep sebenarnya merupakan singkatan yang berasal dari istilah bahasa Inggris “No life”, yang artinya gak punya kehidupan.
Istilah ini digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang tidak acuh atau tidak peduli dengan lingkungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *