Huawei Akan Luncurkan Tablet Terbaru Untuk Dukung Belajar Daring

Huawei mengumumkan akan segera meluncurkan tablet baru untuk keluarga dan anak-anak di Indonesia. Tablet ini tersedia dengan harga terjangkau dan didesain khusus untuk orang tua yang terbiasa dengan kenyamanan teknologi namun tetap produktif.

Di sisi lain, tablet ini juga dapat mendukung kebutuhan anak dalam menunjang aktivitas sekolah secara online. Alhasil, tablet ini didesain dengan desain, spesifikasi, dan fitur yang ergonomis untuk membantu pembelajaran online anak-anak, termasuk fitur Kids Corner.

“Seiring pertumbuhan industri pembelajaran akibat pandemi dan era baru normalitas, kami akan memperkenalkan tablet terbaru Huawei untuk pasar Indonesia,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Chief Huawei Consumer Business Group, dalam keterangan resmi, Jumat, 28 Januari 2019. / 8/2020).

BACA JUGA  Huawei Nova 8 SE Dibekali Kamera Quad 64 MP Dan Jaringan 5G

Sebagai informasi: Tablet ini akan menjadi penerus dari MatePad Pro dan MatePad T8 yang diperkenalkan. Meski tersedia dengan harga yang terjangkau, namun tablet ini menawarkan performa dan inovasi yang tidak kalah dengan kedua pendahulunya, menurut Khing Seng.

Selain itu, tablet ini memiliki fitur layar high definition dengan teknologi Huawei ClariViu, sehingga para orang tua tidak perlu khawatir jika anak-anak mereka menatap atau membaca perangkat ini.

Dari segi performa, Huawei menyebut tablet baru ini juga hadir dengan baterai yang mendukung pembelajaran online jangka panjang. Terakhir, tablet ini juga bisa digunakan sebagai alat hiburan untuk anak-anak.

BACA JUGA  Intip Spesifikasi Dan Harga Smartphone Terbaru Moto G9 Plus

“Dengan adanya tablet ini diharapkan belajar, bekerja dan bermain menjadi lebih menyenangkan dan bermanfaat bagi para orang tua dan anak sehari-hari di rumah di era baru normal ini,” ujar Khing Seng menutup kesaksiannya.

Sayangnya, Huawei tidak memperkenalkan model tablet terbarunya ini. Untuk itu, menarik menunggu pengumuman resmi dari perusahaan yang disebut-sebut dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya, Huawei dikabarkan sudah menyiapkan tablet entry level terbarunya, MediaPad C3. Informasi mengenai tablet juga telah beredar di Internet, termasuk gambar pemasaran dan spesifikasinya.

BACA JUGA  India Tutup Permanen TikTok dan Wechat, Ini Alasannya

Laporan Huawei MediaPad C3 dari GSM Arena pada Minggu (6 Juli 2020) dan memiliki layar IPS LCD berukuran 8 inci. Resolusi layarnya 1.280 x 800 piksel dengan rasio aspek 16:10.
Spesifikasi lainnya adalah kamera depan 2 megapiksel, kamera belakang dengan resolusi 5 megapiksel, dan dukungan Bluetooth 5.0.
Huawei MediaPad C3 dikatakan memiliki chipset MediaTek MT8768, RAM 3 GB, dan penyimpanan internal 32 GB. Ada juga baterai 5.100 mAh berbasis OS Android 10 dengan EMUI 10.

BACA JUGA  Jangan Panik ! Ini Cara Menemukan Smartphone Android Yang Hilang

Huawei Indonesia mengklaim permintaan produk tabletnya meningkat di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Mohamad Ilham Pratama, PR Manager Huawei Consumer Business Group, Huawei Indonesia, saat berbincang dengan Tekno Liputan6.com, Jumat (23/7/2020).

Ilham mengatakan peningkatan ini sebagian disebabkan oleh kebijakan pembelajaran jarak jauh pemerintah.
“Saat kami pre-order Tablet Matepad Huawei kemarin, jumlahnya melebihi ekspektasi kami. Padahal produknya hanya mendukung jaringan Wi-Fi tanpa jaringan seluler,” kata Ilham.
Berdasarkan masukan dari konsumen yang melakukan pre-order, konsumen meyakini bahwa tablet Matepad Huawei akan mampu memenuhi kebutuhannya saat bekerja dari rumah.

BACA JUGA  Kebiasaan Yang Tidak Disadari Bisa Sebabkan Ponsel Cepat Rusak

“Bukan hanya untuk mendukung kegiatan belajar di rumah. Ada juga konsumen yang mengatakan ingin menggunakan Huawei Matepad untuk penjualan online,” kata Ilham.
Bahkan, klaim Huawei Indonesia sejalan dengan laporan Digitimes Research bahwa pengapalan tablet secara global akan meningkat 45,5 persen di Q2 2020 (Q2 2020).
Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, perkiraan ini lebih tinggi 9,9 persen. Peningkatan ini sebagian disebabkan oleh pemulihan kapasitas rantai pasokan di China.

Kondisi pasar untuk tablet di kuartal kedua sangat kontras dengan kuartal pertama. Saat ini hanya ada 24,7 juta unit, atau turun 33,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kuartal pertama tahun 2020 memang merupakan masa kritis bagi industri, karena Covid-19 memicu epidemi pada saat itu, melumpuhkan fasilitas manufaktur dan rantai pasokan untuk pemasok tablet dan smartphone, terutama yang berlokasi di China.

BACA JUGA  Tingkatkan Privasi, Whatsapp Akan Hadirkan Fitur Baru Face Unlock

Leave a Comment