Anda Ingin Ke Raja Ampat? Berikut Aturan Yang Akan Diterapkan

Pemerintah daerah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, secara resmi mengumumkan dibukanya kembali sektor pariwisata khusus untuk wisatawan lokal.
Guna menunjang aktivitas wisata sekaligus mencegah penyebaran COVID-19, pemerintah daerah telah menetapkan 10 aturan yang wajib diketahui dan dipatuhi wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat. Sepuluh langkah baru perjalanan ke Raja Ampat diumumkan kemarin (22/8) oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, di pelabuhan Marina Waisai-Raja Ampat, Papua Barat. , dimulai. (Baca juga: Pengembangan Wisata Tambrauw, Empat Pilar Pariwisata Harus Disematkan)

Abdul Faris Umlati mengatakan, meski Raja Ampat merupakan bagian dari zona hijau, upaya untuk menerapkan protokol kesehatan terus ditingkatkan. Ia berharap seluruh pengunjung / wisatawan tetap berkomitmen untuk mengikuti protokol yang telah ditetapkan.

“Raja Ampat memang berada di zona hijau, tapi kita tingkatkan atau pengetatan lebih lanjut untuk mencegah korona. Dan hari ini kita mulai protokoler kegiatan wisata di Raja Ampat,” kata Faris seraya mengatakan bahwa pemkot akan terus melanjutkan. mengevaluasi dan memantau kemungkinan efek.

Sementara itu, Yusdi Lamatenggo, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, menegaskan semua wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat harus melakukan registrasi online.
“Kita di Raja Ampat sudah membuat protokol kesehatan untuk pariwisata. Saat ini masyarakat Raja Ampat harus mendaftar secara online agar kita bisa mendapatkan semua informasi tentang pariwisata di Raja Ampat,” kata Yusdi.

Saat ini, Dinas Pariwisata Raja Ampat dan mitranya telah melakukan sejumlah persiapan. Perbaikan dan perbaikan infrastruktur, sterilisasi fasilitas di lokasi wisata dan bahkan pembuatan kayu gelondongan untuk wisata menyelam.

Berikut 10 aturan baru berwisata ke Raja Ampat.

1. Mendaftar secara online di: www.newnormal-rajaampat.com.
2. Mempersiapkan aplikasi Health Assessment Card (HAC) di www.inahac.kemkes.go.id.
3. Memiliki sertifikat bebas COVID-19 berupa hasil RT-PCR negatif atau hasil rapid test non-reaktif 14 hari yang Anda terima dari rumah sakit / puskesmas / klinik resmi.
4. Persiapkan kesehatan pribadi.
5. Memiliki asuransi kecelakaan dan / atau asuransi jiwa, terutama bagi mereka yang melakukan aktivitas berisiko tinggi dan memerlukan aktivitas fisik tingkat tinggi seperti diving, trekking, caving, dan lain-lain.
6. Memiliki pemandu / pramuwisata. Lakukan pemesanan online untuk tempat yang akan Anda kunjungi di situs web yang sama.
7. Jika semua persyaratan Anda terpenuhi, silakan bepergian dengan protokol medis.
8. Untuk perjalanan udara, tiba di Bandara Dominique Eduard Osok-Sorong dan lanjutkan perjalanan laut / udara ke Raja Ampat.
9. Lakukan persetujuan dokumen sebelum memasuki kawasan Raja Ampat:
• Pos Pemeriksaan I: Pelabuhan Falaya, Pulau Waisai Waigeo.
• Pos Pemeriksaan II: Pelabuhan Yelu Misool.
• Checkpoint III: Bandara Marinda, Waigeo.
10. Tetap mengikuti prosedur protokol ketertiban tatanan baru di ruang umum. Jika terjadi reaktif, maka siap untuk dikarantina dan diproses sesuai protokol (karena sudah menandatangani surat pernyataan bersedia).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *