Efek Buruk Apabila Membiarkan Air Radiator Sering Kosong

Sebagai komponen penting pada kendaraan bermotor, radiator mobil juga memerlukan perhatian khusus. Satu hal yang harus selalu diperiksa adalah radiator tidak kehabisan air.
Ada beberapa efek negatif yang bisa terjadi jika air radiator dibiarkan mengalir. Seperti dilansir Suzuki Indonesia, radiator tanpa air bisa menyebabkan mesin kepanasan.
Kondisi overheating ini biasanya dirasakan saat mobil terjebak kemacetan di jalan raya. Saat kendaraan berhenti, radiator mobil mendingin agar tetap normal.

Namun, jika air tidak mencukupi, mesin bisa tiba-tiba mengalami panas berlebih atau suhu mesin mobil bisa naik di atas rata-rata. Itu tentu saja sangat berbahaya.
Oleh karena itu, pengemudi sebaiknya selalu memeriksa air pada radiator saat berkendara jarak jauh atau berkendara secara teratur sebelum berkendara.

Akibat lain yang mungkin timbul dari kurangnya air jet adalah munculnya suara bising yang tiba-tiba di mesin mobil. Dalam hal ini, pemilik harus segera memeriksakan kendaraannya ke garasi untuk perawatan yang tepat.

Karena itu, pastikan penggantian air dilakukan secara teratur. Kegiatan ini penting dilakukan agar volume air yang dikandungnya tetap maksimal dan aman serta kenyamanan berkendara tetap terjaga.

Jika fungsinya untuk menjaga kestabilan suhu mesin, pendingin harus selalu diservis secara teratur. Seringkali dilupakan, perawatan komponen ini tidaklah sulit.
Meskipun kendaraaa anda diparkir dalam jangka waktu yang lama selama PSBB, hal tersebut harus diperhatikan untuk memaksimalkan pendinginan air panas dari mesin yang masuk ke tangki atas dan pipa radiator sebelum melewati tangki bawah.

Seperti dilansir Hyundai Indonesia, salah satu bentuk perawatannya adalah dengan menguras cairan pendingin secara berkala sesuai anjuran di buku servis kendaraan, atau minimal setiap 40.000 kilometer.

Selain itu, masuknya cairan pendingin tentunya tidak boleh sembarangan. Gunakan cairan khusus (pendingin) untuk radiator yang dapat mencegah karat pada saluran radiator.
Jika Anda menambahkan lebih sedikit air radiator, maka selain menggunakan radiator coolant, sebaiknya Anda juga tidak menggunakan air biasa atau air mineral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *