Negara Asia Yang Terjerat Resesi Ekonomi Karena Pandemi korona

Setiap negara di Asia jatuh ke jurang resesi ekonomi setelah mencatat pertumbuhan ekonomi yang kontraksi selama dua kuartal berturut-turut pada kuartal kedua tahun 2020.
Dalam perekonomian, resesi adalah suatu kondisi dimana suatu negara mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi tahunan selama dua atau lebih triwulan berturut-turut.

Jadi negara mana yang gagal menghindari resesi?

1. Thailand
Kerajaan Thailand resmi menginjak ambang resesi setelah tingkat ekonominya turun 12,2 persen pada kuartal kedua tahun 2020 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan tersebut merupakan yang terparah sejak krisis ekonomi Asia tahun 1998, di mana laju ekonomi turun 12,5 persen pada triwulan II 2018.
Pandemi virus corona telah melanda sektor pariwisata di negeri gajah putih itu. Padahal, pariwisata merupakan salah satu sektor utama perekonomian Thailand.

Kasus corona di Thailand sendiri sudah cukup terkendali dengan sekitar 3.300 kasus dan 58 korban jiwa. Namun, penguncian untuk mencegah penyebaran virus telah melanda perekonomian, khususnya sektor pariwisata

2. Filipina
Negara Presiden Duterte juga mengalami resesi. Penyebabnya adalah pandemi Covid-19. Biro Statistik Filipina melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi negara itu turun 16,5 persen pada kuartal kedua tahun ini.

Kontraksi ekonomi pertama yang memikat Filipina dalam tiga dekade disebabkan oleh kebijakan lockdown pemerintah negara itu untuk menahan penyebaran corona.
Pihak berwenang mengatakan penguncian terpanjang di dunia telah menghancurkan ekonomi.

3. Hong Kong
Hong Kong telah mengalami resesi ekonomi selama empat kuartal berturut-turut sejak 2019. Hong Kong jatuh lebih jauh ke jurang resesi pada kuartal kedua tahun 2020, menyusut 9 persen tahun-ke-tahun.

Pada kuartal ketiga 2019, laju ekonomi Hong Kong minus 2,8 persen akibat aksi demonstrasi yang berkepanjangan. Pada kuartal keempat 2019, ekonomi Hong Kong kembali berkontraksi minus 3 persen, yang secara resmi mendorong Hong Kong ke ambang resesi.

Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan mengatakan Hong Kong menghadapi jalan bergelombang menuju pemulihan ekonomi. Pasalnya belakangan ini kasus baru virus corona muncul di Hongkong. Alhasil, pemerintah Hong Kong kembali memberlakukan pembatasan sosial.

Di sisi lain, Hong Kong juga dilanda dampak negatif dari meningkatnya ketegangan antara AS dan China yang turut menyebabkan ketidakpastian ekonomi global. Selain itu, Hong Kong menjadi sumber sengketa AS-China setelah pemerintah China memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong pada awal Juli.

4. Korea Selatan
Korea Selatan juga tidak dapat lepas dari efek pandemi dan dinyatakan mengalami resesi untuk pertama kalinya dalam 17 tahun karena penurunan ekspor.
Bank of Korea mengumumkan bahwa pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Korea Selatan turun 3,3 persen pada kuartal kedua, atau April hingga Juni, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya 1,3 persen.

Padahal, penurunan pertumbuhan ekonomi triwulanan merupakan yang terparah sejak resesi 1998.
Ekspor turun 16,6 persen, tertinggi sejak 1963. Sedangkan impor turun 7,4 persen. Namun, konsumsi rumah tangga meningkat 1,4 persen karena pengeluaran yang lebih tinggi untuk barang tahan lama seperti mobil dan peralatan rumah tangga.

5. Singapura
Departemen Perdagangan dan Industri Singapura (MTI) merilis data awal pertumbuhan ekonomi Singapura yang diperkirakan akan turun 41,2 persen pada kuartal kedua tahun 2020 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Beberapa analis menilai kinerja kuartalan sebagai yang terburuk selama rekor.

Pada skala tahunan, ekonomi Singapura juga menyusut 12 persen. Penurunan tersebut lebih rendah dibandingkan triwulan pertama tahun 2020 yaitu minus 0,7 persen.
MTI mengungkapkan pembatasan aktivitas diberlakukan dari awal April hingga awal Juni untuk mencegah penyebaran wabah virus corona. Arahan tersebut mengakibatkan sejumlah perusahaan untuk sementara berhenti beroperasi.

Penurunan output ekonomi disebabkan fakta bahwa negara yang sangat bergantung pada perdagangan itu dilanda pandemi virus corona. Analis menilai kinerja ekonomi Singapura sebagai tanda peringatan perlambatan ekonomi global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *