Cerita Sukses Putra Siregar Jual Ponsel Yang kini Punya Toko Besar

Putra Siregar berhasil menjadi pengusaha muda melalui usahanya yaitu PS Store. Gerai ponsel yang dikenal murah dan menerima jual beli ponsel bekas telah menyebar ke kota-kota besar di Indonesia dan mempekerjakan ratusan orang.
Di sisi lain, ia juga dikenal dalam bisnis karena menarik banyak seniman. Dari Atta Halilintar hingga Raffi Ahmad hingga Rizky Billar.

Padahal, Putra Siregar pertama kali membangun bisnis dari nol dan bahkan mengaku pernah menjadi broker di bisnis orang lain.
“Jadi saya memulai perusahaan dari nol. Saya selalu mengatakan bahasa kasar broker,” kata Putra Siregar baru-baru ini dalam wawancara dengan detikcom.

Kemudian usahanya terus berkembang hingga menjadi DropShip, hingga ia memiliki ponsel sendiri yang ia jual kembali. Kemudian dia memiliki stand di mana dia bisa menjual ponsel di pasar. Putra Siregar mengaku saat itu standnya hanya berupa karpet di lantai.

“Bantu terus para penjual sebelum akhirnya jadi DropShiper, sebelum akhirnya aku punya handphone jual sendiri, aku jual dua, jual tiga, jual empat, masih punya booth sendiri. lapaknya pakai Tiker, karpet Lesehan,” katanya menjelaskan.

Namun, sebagai peritel ponsel dan perangkat, Putra Siregar sempat mengalami penipuan di pasar. Jadi dia mencoba beralih ke marketplace lain tanpa modal.

“Di pasar ini, saya terus melihat banyak kerusakan di pasar ini. Kemudian saya menciptakan pasar yang begitu kompetitif. Tanpa modal, tapi saya bisa Alhamdulillah dan itu tanpa modal saat itu,” kata Putra Siregar.

Putra Siregar, seorang muslim yang taat, tak hanya mengaku menjadi teladan bagi Rasulullah SAW dan kawan-kawan yang berprofesi sebagai pedagang dalam kesehariannya. Jadi dia meniru salah satu sahabat Nabi, Abdurrahman bin Auf.

“Saya terus belajar bahwa tokoh yang paling saya kagumi adalah Rasulullah dan Abdurrahman am Auf. Ceritanya mirip banget. Cuma kalau Abdurrahman am Auf cangkul. Kalau saya di perangkat, waktu berbeda kan? “masa lalu,” jelasnya.

Tak hanya itu, Putra Siregar juga menjadi content creator di YouTube Putra Siregar Merakyat miliknya. Kemudian menjadi merek sendiri sehingga dapat membantu orang lain yang membutuhkan.
“Ya, karena ini cita-cita saya jadi guru, saya berhasil, saya tidak mengantarkan orang ke studi sarjana, saya harus lulus, tidak. Saya rangkul orang yang putus sekolah. Tidak ada biaya lagi . Banyak tempat tinggal yang saya rangkul. Alhamdulillah bisa, ”imbuhnya.

“Mengapa saya melakukan ini karena saya merasa berada di posisi mereka, ya, dan ketika bentuk pahlawan yang saya pikirkan tidak membantu, saya ingin mewujudkan dalam diri saya. Ini sangat penting, jika tidak di mana mereka mencari perlindungan, belajar, “pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *