Syarat dan Cara Daftar Bansos Dari Program Keluarga Harapan (PKH) 2021

Syarat dan Cara Daftar Bansos Dari Program Keluarga Harapan (PKH) 2021

Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat kurang mampu pada tahun 2021 dan masuk dalam program Keluarga Harapan (PKH).

Program ini bervariasi menurut kategori, ada menerima bantuan mulai dari 900.000 ribu hingga 3 juta rupiah per tahun. Kementerian Sosial kini menambah kategori baru dalam program Keluarga Harapan, yaitu bantuan social tunai untuk ibu hamil, balita, dan anak sekolah.

Program bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk membantu biaya hidup keluarga kurang mampu akibat pandemi Covid-19. Salah satu bentuk dukungan PKH adalah untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dasar ibu hamil dan balita (anak 0-6 tahun).

Pemerintah juga berharap program bantuan ini juga dapat membantu mendorong perekonomian, seperti yang tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial 02/3 / BS.02.01 / 01/2020 tentang Indeks dan Faktor Penimbang Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan 2020.

Baca juga: Syarat Dan Cara Mencairkan Bansos BLT Anak Sekolah Rp3,4 Juta

Program Bantuan langsung tunai (BLT) dari ibu hamil, anak balita, dan penerima PKH lainnya salurkan langsung ke rekening yang dibuat perkeluarga dan dibayarkan melalui himpunan bank milik negara (Himbara) yaitu BNI, BRI, Mandiri dan BTN .

Ada peraturan pemerintah bahwa setiap keluarga dibatasi jumlah penerima bansos maksimal 4 orang. Penerima PKH terdiri dari dua komponen dalam keluarga, yaitu :

Komponen keluarga yaitu ibu hamil, anak usia dini, keluarga, lansia, dan disabilitas
Komponen lainnya adalah bantuan pendidikan keluarga PKH bagi anak usia sekolah dasar sampai SMA.

Berikut rincian BLT Program Keluarga Harapan (PKH) 2021 berdasarkan dua komponen tersebut:

Komponen kesehatan:

Ibu hamil/nifas, berhak mendapatkan tunjangan bantuan sebesar Rp3 juta per tahun;
Anak usia dini, berhak mendapatkan bantuan Rp3 juta per tahun.

Komponen pendidikan:

Anak berusia antara 6–21 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan wajib belajar
Anak SD/sederajat, berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp900.000 per tahun
Anak SMP/sederajat, berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp1,5 juta per tahun
Anak SMA/sederajat, berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp2 juta per tahun

Untuk kategori disabilitas berat dan lansia juga berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp2,4 juta per tahun.

Baca juga: Cara Daftar Dan Persyaratan Dapat BLT UMKM Rp 1.2 Juta Dari Pemerintah

Syarat dan Cara Daftar Calon Penerima BLT PKH 2021

Kemensos telah menetapkan ketentuan atau syarat khusus untuk kriteria penerima BLT PKH, dimana masyarakat kurang mampu yang ingin mendaftar dapat mengikuti tahapan pendaftaran sebagai berikut yang kami rangkum pada laman Indonesia.go.id :

    1. Warga (keluarga miskin) mendaftarkan data keluarga langsung ke desa/kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.
    2. Kemudian nantinya akan di musyawarahkan oleh tingkat desa/kelurahan untuk menentukan kelayakan warga calon penerima BLT PKH masuk ke dalam DTKS berdasarkan identifikasi awal (pre-list) maupun usulan baru.
    3. Setelah Musyawarah desa/musyarwah kelurahan (musdes/muskel) mendapatkan hasilnya, maka akan dibuat berita acara yang ditandangani oleh kepala desa/lurah dan perangkat desa lainnya, untuk kemudian menjadi pre-list akhir.
    4. Nah, dari data Pre-List akhir ini akan digunakan oleh dinas sosial untuk melakukan verifikasi dan validasi data dengan instrumen lengkap DTKS, melalui kunjungan rumah tangga.
    5. Data yang telah diverifikasi dan divalidasi kemudian dicatatkan di dalam aplikasi sistem informasi kesejahteraan sosial (SIKS) offline oleh operator desa/kecamatan, untuk kemudian diekspor berupa file extention SIKS.
    6. File tersebut kemudian dikirim ke dinas sosial untuk dilakukan impor data ke dalam aplikasi SIKS online.
    7. Hasil verifikasi dan validasi ini dilaporkan kepada bupati/wali kota.
    8. Bupati/wali kota menyampaikan hasil verifikasi dan validasi data yang telah disahkan kepada gubernur untuk diteruskan kepada menteri.
    9. Penyampaian dilakukan dengan cara mengimpor data hasil verifikasi validasi tadi ke SIKS-NG dan mengunggah surat pengesahan bupati/wali kota serta berita acara musdes/muskel.
    10. Data penerima PKH dapat dilihat di laman https://dtks. kemensos.go.id/ dengan cara memasukkan NIK penerima manfaat.

Baca juga: Link Terbaru Cek Bansos 2021: https://cekbansos.kemensos.go.id

Batasan Bantuan Sosial Tunai di Program Keluarga Harapan (PKH)

Pemerintah juga melakukan pembatasan terhadap penerima bantuan sosial BLT PKH tersebut. Pembatasan penghitungan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Jaminan Sosial Keluarga tentang Indeks Bantuan Sosial. ini rincian besaran bantuannya :

  • Ibu hamil/nifas dibatasi maksimal kehamilan kedua di dalam keluarga PKH
  • Anak usia dini sebanyak-banyaknya dua anak di dalam keluarga PKH
  • Anak usia sekolah SD/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak dalam keluarga PKH
  • Anak usia sekolah SMP/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak di dalam keluarga PKH
  • Anak usia sekolah SMA/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak di dalam keluarga PKH
  • Lanjut usia dengan usia 70 tahun atau lebih dari 70 tahun sebanyak- banyaknya 1 orang di dalam keluarga PKH
  • Penyandang disabilitas berat sebanyak-banyaknya 1 orang di dalam keluarga PKH
  • Apabila dalam suatu keluarga terdapat banyak anak dengan kategori usia yang berbeda-beda, yang diutamakan adalah anak-anak usia dini.

Baca juga: Cara Membuat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Untuk Dapat BLT 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *