Kronologi Gubernur Papua Lukas Enembe Dideportasi Papua Nugini

Gubernur Papua Lukas Enembe dideportasi dari Papua Nugini (PNG) karena melanggar peraturan imigrasi. Lukas melakukan perjalanan ke Papua Nugini melalui jalan tikus untuk berobat di Vanimo, Papua Nugini.

Luka pergi ke Vanimo pada Selasa (31/3) lalu naik ojek.

“Memang benar saya ke Vanimo (31/3) melalui jalan setapak dengan menggunakan ojek untuk berobat,” kata Lukas seperti dilansir dari Antara, di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura kemarin.

Di Vanimo, Lukas mengaku mencari pengobatan dan terapi untuk penyakitnya.

BACA JUGA  Mendagri Minta Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Novianto Sulastono, Kepala Bagian Imigrasi Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua, mengatakan Papua Nugini mendeportasi Lukas bersama dua orang temannya. Ini terjadi karena Luka masuk ke Papua Nugini secara ilegal dan tanpa dokumen.

“Memang benar Gubernur Enembe beserta dua orang pendamping nya dideportasi, sehingga konsulat RI di Vanimo mengeluarkan surat pengganti laksana paspor (SPLP),” katanya.

Ketiga SPLP tersebut atas nama Lukas, Hendrik Abidondifu dan Ely Wenda. Sulastono mengatakan pihak Imigrasi Jayapura masih menyelidiki kasus tersebut.

BACA JUGA  Keerom Papua Diguncang Gempa 5.2 M, Tidak Berpotensi Sunami

Lukas mengaku bersalah datang ke Vanimo melalui jalan ilegal. Dia dideportasi kemarin (2/4) melalui PLBN Skouw.

“Saya mengetahui apa yang dilakukan salah karena melintas dan masuk wilayah PNG melalui jalan setapak dengan menggunakan ojek,” katanya.

Pemulangan Gubernur Papua Lukas Enembe dari Vanimo, PNG didampingi Konsul RI di Vanimo Allen Simarmata, setibanya di zona netral, dijemput Konsul Jenderal Papua Nugini Geoffrey . L. Wiri dan Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Hari Ini Lakukan Kunjungan Kerja Ke Kalteng

Leave a Comment