Korlantas Polri: Tilang Elektronik Skala Nasional Segera Diterapkan

Electronic traffic law enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik di tingkat nasional akan segera berlaku. Polisi menjamin semua pelanggar lalu lintas atau penjahat di jalanan akan ditindak.

“Tidak ada lagi penjahat yang aman di jalan. Dalam waktu dekat, pada 23 Maret, 244 kamera E-TLE akan dibuka dan diresmikan akan aktif bekerja,” kata Kombes Dodi Darjanto, ujar Analis Kebijakan Madya Gakkum Korlantas Polri Kombes Dodi Darjanto di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (17/3/2021).

BACA JUGA  DPR Akan Putuskan Komjen Pol Listyo Sigit sebagai Kapolri Hari Ini

Dia mengatakan kamera tersebut akan membantu petugas menangani kecelakaan lalu lintas. Dia juga mengatakan kamera E-TLE membantu polisi mengungkap pelaku pengemudi di bundaran HI.

“Jangankan laka lantas (kecelakaan lalu lintas). Kejahatan tabrak lari dan kejahatan lainnya terdeteksi dengan cepat,” ujarnya.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan 12 Polda masuk dalam sistem E-TLE tahap pertama. Salah satunya adalah Polda Metro Jaya.

“Masalah E-TLE tanggal 23 Maret 2021 akan di-launching E-TLE nasional oleh Bapak Kapolri. Rencana tahap satu E-TLE nasional ini ada di 12 Polda dan nanti bulan April akan diikuti oleh 12 Polda lagi sampai keseluruhan akan tahun ini seluruh Polda di Indonesia penegakan hukum berbasis elektronik,” ujarnya.

BACA JUGA  Daftar Biaya Bikin SIM Baru dan Biaya Perpanjangan SIM

Dia mengatakan sistem tilang elektronik nasional akan membantu polisi mengambil tindakan terhadap pelanggar lalu lintas. Dia mengatakan kendaraan dengan plat nomor luar Jakarta akan tetap terdaftar secara elektronik jika melanggar peraturan di Jakarta.

“Untuk penindakannya sendiri pada E-TLE nasional ini mudah-mudahan nanti kita bisa penindakan terhadap pelat luar kota. Ini kebaruannya dari sistem E-TLE nasional,” ujar Sambodo.

“Apabila Polda-polda yang tergabung dalam E-TLE tahap satu di 12 Polda itu, kalau ada pelat B yang melanggar di Surabaya itu bisa juga tertangkap atau pelat F, plat I di luar Jakarta yang melanggar di Jakarta, surat konfirmasinya bisa kita kirim dan akan sampai ke rumah walau dia berada di luar kota,” sambung Sambodo.

BACA JUGA  Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintahan Jokowi Yang Tidak Realistis

Ia menyebutkan, ada 98 kamera E-TLE di kawasan Polda Metro Jaya. Kamera tersebar di berbagai tempat.

“Sebanyak 41 kamera ada di 10 koridor TransJakarta, lalu di beberapa tempat di tol, lalu ada juga kamera E-TLE di Kabupaten Depok dan Bekasi. Semuanya akan dilakukan pada 23 Maret,” pungkas Sambodo.

Leave a Comment