Vatikan Larang Pernikahan Sejenis, Tuhan Tak Dapat Berkati Dosa

Vatikan mengatakan Gereja Katolik tidak akan memberkati pernikahan sesama jenis karena Tuhan “tidak dapat memberkati dosa”.

Kantor Ortodoksi Vatikan, Kongregasi Doktrin Iman Katolik, mengeluarkan pernyataan resmi pada hari Senin sebagai tanggapan atas pertanyaan apakah imam Katolik diizinkan untuk memberkati pernikahan sesama jenis.

Jawabannya tertuang dalam pernyataan dua halaman yang diterbitkan dalam tujuh bahasa dan disetujui oleh Paus, yaitu “Tidak”.

Dokumen tersebut membedakan antara gereja-gereja yang menyambut dan memberkati kaum gay yang bertahan, tetapi tidak dalam kaitannya dengan pernikahan atau persatuan keduanya.

BACA JUGA  Inggris, Prancis, dan Jerman Bersama Mengcam Klaim China Atas LCS

Dokumen tersebut menyatakan bahwa persatuan atau pernikahan seperti itu bukanlah bagian dari rencana Tuhan dan bahwa mengakui sakramen dapat disalahartikan dengan pernikahan.

Vatikan percaya bahwa kaum gay harus diperlakukan dengan bermartabat dan hormat, tetapi seks gay “secara inheren salah”. Doktrin Katolik menghargai pernikahan, persatuan seumur hidup antara pria dan wanita, sebagai bagian dari rencana Tuhan dan dimaksudkan untuk menciptakan kehidupan baru.

Karena pernikahan sesama jenis tidak dimaksudkan sebagai bagian dari rencana, mereka tidak dapat diberkati oleh gereja, dokumen itu menambahkan.

BACA JUGA  Kondisi Timor Leste Setelah 21 Tahun Pisah Dari Republik Indonesia

“Adanya unsur-unsur positif dalam hubungan semacam itu, yang dengan sendirinya disayangi dan dihormati, tidak dapat membenarkan hubungan ini dan menjadikannya sebagai objek berkat gerejawi yang sah, karena unsur-unsur positif ada dalam konteks persatuan atau perkawinan yang tidak mengikuti rencana Sang Pencipta. . , ”Membaca bagian lain dari dokumen itu.

Tuhan “tidak dan tidak dapat memberkati dosa: Dia memberkati orang-orang berdosa sehingga mereka dapat melihat bahwa mereka adalah bagian dari rencana kasih-Nya dan membiarkan diri mereka diubahkan oleh-Nya,” kata dokumen itu.

BACA JUGA  Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad Dirikan Partai Baru

Dokumen tersebut membuat frustrasi para pendukung Katolik LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) dan memicu perdebatan di dalam Gereja Jerman yang berada di garis depan dalam membuka diskusi tentang isu-isu penting seperti ajaran gereja tentang homoseksualitas.

Direktur Eksekutif New Ways Ministry Francis DeBernardo, yang menganjurkan sikap yang lebih terbuka tentang penerimaan kaum homoseksual di Gereja, mengharapkan posisi dari Vatikan ini diabaikan, termasuk oleh sejumlah pastur Katolik.

“Umat Katholik mengakui kesucian cinta pasangan sesama jenis yang berkomitmen dan mengakui cinta ini sebagai inspirasi ilahi dan didukung ilahi, dan karenanya memenuhi standar untuk diberkati,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA  Seorang Jurnalis Ditangkap India Yang Dicurigai Mata Mata China

Leave a Comment