Calon Jamaah Haji Tahun 2021 Wajib Divaksin COVID-19

Otoritas kesehatan Saudi mengatakan setiap jamaah yang ingin melakukan ibadah haji ke Mekah harus terlebih dahulu memberikan bukti bahwa mereka telah divaksinasi COVID-19.

Menteri Kesehatan Saudi Tawfiq Al Rabiah mengkonfirmasi keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, mengatakan vaksinasi adalah persyaratan bagi semua jamaah yang berencana untuk menunaikan ibadah haji pada bulan Juli.

Menteri Kesehatan tidak memastikan apakah jamaah dari luar Arab Saudi akan diizinkan untuk menunaikan haji tahun ini. Dia hanya mengatakan vaksin itu akan menjadi syarat utama untuk bisa mengikuti ibadah haji.

BACA JUGA  Film Mulan Mendapat Kecaman Karena Isu Uighur Dan Hongkong

Tidak hanya vaksin wajib bagi calon jemaah haji, Arab Saudi juga membutuhkan vaksin bagi petugas kesehatan yang berpartisipasi pada musim haji 2021.

“Anda perlu mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk mengamankan tenaga yang dibutuhkan untuk mengoperasikan fasilitas kesehatan di Mekah, tempat suci dan Madinah, serta masuknya haji untuk musim haji 2021,” kata Menteri Kesehatan Arab Saudi Dr. Tawfiq Al-Rabiah dilaporkan dalam surat edaran resmi dari ArabNews. Rabu 3 Maret 2021.

“Panitia vaksinasi harus dibentuk untuk musim haji dan umroh yang sudah mensahkan aturan wajib vaksin COVID-19 bagi petugas kesehatan yang berpartisipasi,” imbuhnya.

BACA JUGA  Ingat, Ini Jadwal Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat

Seorang juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly mengatakan pada konferensi pers pada hari Selasa bahwa karantina tidak lagi diperlukan untuk orang yang divaksinasi meskipun ada kontak dengan orang yang terinfeksi COVID-19.

“Siapapun yang menerima vaksin dan lolos dua hingga tiga minggu setelah vaksinasi selesai tidak perlu dikarantina setelah kontak dengan orang yang terinfeksi,” katanya.

Kerajaan meluncurkan program vaksinasi pada 17 Desember, dengan suntikan dari Moderna, Pfizer dan AstraZeneca disetujui untuk digunakan. Ada 377.700 kasus virus korona hingga saat ini, menurut pejabat Saudi, dan kerajaan telah melaporkan sekitar 6.500 kematian.

BACA JUGA  Pesawat Militer Ukraina Jatuh, Tewaskan 22 Taruna Angkatan Udara

Sebagaimana diketahui, ibadah haji tahun 1441 Hijriah atau tahun 2020 dilaksanakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Wabah COVID-19 yang terjadi hampir di mana-mana di dunia ini mengakibatkan pelaksanaan ibadah haji dilakukan dalam skala terbatas dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Ritual ibadah dibatasi hanya untuk 1.000 jamaah yang tinggal di Arab Saudi.

Leave a Comment