OJK Blokir Dan Tetapkan Snack Video Sebagai Aplikasi Ilegal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan Snack Video masuk dalam aplikasi ilegal pada Februari 2021. Sebelumnya, sejumlah aplikasi seperti TikTok Cash dan VTube juga dinyatakan ilegal oleh OJK.

Alasan Snack Video Ilegal

Kepala Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L. Tobing mengatakan faktor yang membuat snack video ilegal adalah aplikasinya tidak terdaftar di Kominfo.

Menurut siaran pers Satgas Waspada Investasi, aplikasi ini tidak terdaftar sebagai penyelenggara sistem informasi di Kementerian Komunikasi dan Informatika serta tidak ada izin untuk berbisnis di Indonesia, kata Tongam saat dihubungi, Selasa (02/03/2021).

BACA JUGA  Edisi Ulang Tahun, Samsung Galaxy Buds Live Punya Varian Biru

Ia menambahkan, pihaknya telah berdiskusi dengan Perusahaan Snack Video . Akibatnya, telah disepakati bahwa pengoperasian aplikasi Snack Video akan ditangguhkan sementara menunggu izin.

“Berdasarkan hasil diskusi dengan manajemen, kegiatan akan ditangguhkan hingga persetujuan diterima dan aplikasi diblokir,” kata Tongam. Sejauh ini, OJK masih melakukan penelitian lebih lanjut terhadap aplikasi snack video tersebut.

“Kami masih meneliti kegiatan ini,” kata Tongam.

Baca juga: 3 Fakta Vtube Masih Gencar Cari Member Meski Telah Dinyatakan Ilegal

BACA JUGA  Buruan, Harga Smartphone 5G Realme X50 Pro Sedang Diskon

Aplikasi berbasis Money Game

Menurut pemberitaan (25 Februari 2021), Kepala OJK Sulut Mohammad Fredly Nasution, diduga snack video tersebut merupakan aplikasi berbasis money games.

Ini karena aplikasi dirancang untuk memberikan pendapatan kepada penggunanya dengan hanya menonton video dari aplikasi yang diunggah pengguna dan menggunakan sistem untuk mengundang teman.

Selain itu, OJK Sulut mengimbau masyarakat untuk tidak berinvestasi pada perusahaan seperti VTube dan TikTok Cash, yang juga diduga ilegal.

Ada skema rujukan di VTube di mana anggota dapat memperoleh poin tambahan dengan mengundang orang lain untuk bergabung dan meningkatkan Level Misi.

BACA JUGA  Berikut Ini Daftar 10 Brand Smartphone Paling Laku di Dunia

Selain itu, member juga mendapatkan poin ini dengan menonton iklan di VTube. Pakar ini mengatakan diketahui bahwa poin yang berhasil didapat saat menonton iklan ini diakumulasikan sehingga bisa ditukar dengan uang tunai.

Sementara itu, aplikasi TikTok Cash disebut-sebut menawarkan investasi curang. Metode investasi adalah memfollow akun, like, dan tonton video TikTok.

Hasilnya kemudian screenshot untuk menghasilkan keuntungan dalam bentuk kredit yang dibayarkan ke rekening bank pengguna. Untuk mendapatkan keuntungan dari platform ini, pengguna TikTok harus membayar biaya keanggotaan terlebih dahulu.

BACA JUGA  Aplikasi Snack Video Dinyatakan Legal Dan Resmi Terdaftar Di Indonesia

Leave a Comment