Cara Yang Benar Dan Mudah Membersihkan Busi Kendaraan Anda

Busi merupakan bagian yang tidak akan luput saat pemilik mengunjungi bengkel untuk perawatan mobil secara rutin.

Busi dibuka kemudian dibersihkan dengan harapan penyalaan kendaraan akan berfungsi dengan baik.

Pada umumnya mekanik membersihkan busi dengan cara menggosok menggunakan sikat kawat atau amplas. Cara ini dianggap akurat dan lumrah.

Namun, saat membersihkan busi, benda dengan permukaan kasar sebaiknya tidak digunakan.

Baca juga: Cara Mudah Merawat Mobil Bermesin Diesel Yang Bisa Anda Lakukan

BACA JUGA  Cek Harganya, All New Yamaha Aerox 155 Versi MotoGP Resmi Dijual

Technical Support Busi NGK Indonesia Diko Oktaviano mengatakan, membersihkan busi dengan kedua alat tersebut bukanlah rekomendasi. Dalam hal ini, kami merekomendasikan sikat lembut dan sikat gigi.

“Jadi bisa dibersihkan dengan sikat yang lembut, sudah cukup,” kata Diko dalam diskusi virtual NGK, Rabu (24/2).

Bagian busi yang harus dibersihkan dengan sikat kawat adalah bagian elektroda, atau ujung komponen yang bentuknya seperti pengait.

Menurutnya, saat membersihkan dengan kedua alat tersebut berisiko terjadi perubahan permukaan busi sedemikian rupa sehingga “percikan” api tidak memenuhi standar.

BACA JUGA  Suzuki Indonesia Telah Siapkan 4 Motor Baru Akan Meluncur 2021

Selain itu, dia mengatakan busi yang disikat dengan kawat atau amplas dirancang untuk menghilangkan penumpukan karbon dari pembakaran.

Baca juga: Cara Mudah Dan Sederhana Bersihkan Jamur Pada Kaca Mobil

Dalam hal ini, menurut Diko, busi hanya bisa dibersihkan jika terdapat kotoran, tidak ada sisa pembakaran atau endapan karbon.

Sedangkan penjelasan Diko bisa hilang jika digosok kuat-kuat dengan sikat kawat atau amplas, karbon pada busi akan kembali ke keadaan semula saat kendaraan digunakan.

BACA JUGA  Baru Saja Rilis, Toyota Yaris Beri Diskon Hingga 15 Juta

Ia juga menemukan bahwa busi berkulit karbon menandakan kinerja komponen itu menurun.

“Karena karbon menempel dan bertindak sebagai bahan perusak. Artinya menembus bahan kemudian rusak dari dalam,” ujarnya.

Leave a Comment